Kuasai Media Sosial Dalam Berbisnis, Pahami 4 Poin Penting Berikut Ini!

Sudah sangat lumrah jika Anda melakukan kegiatan bisnis di berbagai skala dengan menggunakan website. Nantinya bisnis yang sudah ada dan didirikan di website tersebut akan bisa Anda coba sinkronisasikan dengan media sosial. Apa yang sebetulnya media sosial tawarkan pada bisnis Anda? Sebetulnya media sosial punya peran sebagai penghubung antara bisnis yang Anda kembangkan dengan calon konsumen.

Itulah mengapa sampai saat ini Facebook, Instagram dan Twitter masih sangat laku untuk dipakai dalam penyebaran bisnis Anda. Namun ternyata tidak bisa se-sporadis itu Anda bisa mengembangkan bisnis Anda lewat akun sosmed. Setidaknya Anda harus punya alasan untuk dijual, minimal calon pelanggan Anda juga punya sesuatu untuk dibeli dari Anda sekalipun bukan produk langsung yang bisa langsung dicomot.

Setidaknya saat Anda sudah memiliki website bisnis dan kemudian hendak menyebarkannya lewat akun media sosial Anda, baik pribadi maupun bisnis, Anda bisa coba lakukan 4 hal yang berikut ini sesuai dengan kutipan dari Social Baker. Mari disimak BEONERS!

Content

Jika Anda sudah memutuskan untuk membuat sebuah website bisnis, maka Anda tak bisa langsung serta merta saja berjualan dengan menjajakan barang Anda. Karena  Anda bukan bekerja dengan menggunakan penjualan sporadic layaknya door-to-door selling. Well, memang tidak sepenuhnya berbeda, karena mencari traffic sendiri dengan cara menyebarkan link untuk di-subscribe tidak berbeda jauh dengan mengetuk pintu calon konsumen.

Tapi lakukanlah dengan cara yang sistematis. Calon konsumen butuh sesuatu yang valid untuk dijadikan alasan mereka membeli produk Anda. Dan content adalah salah satu jembatan terbaik untuk mendapatkan perhatian para calon konsumen.

Apa sajakah bentuk content tersebut? Macam-macam. Umumnya perusahaan yang sudah memiliki website akan mengandalkan konten yang berupa tulisan dan video. Dua hal tersebut sudah sangat lumrah untuk dimiliki. Tapi ternyata konten tidak sesempit itu, karena jikalau Anda memiliki florist, atau toko bunga hias, Anda bisa melakukan campaign seperti bagi-bagi bunga gratis, tutorial Ikebana, dan sebagainya.

media sosial

Content

Koneksikan Bisnis Ke Media Sosial Pribadi

Oh iya, mungkin bisa diasumsikan bahwa rata-rata dari Anda yang memiliki website sudah pula di saat yang bersamaan memiliki akun media sosialnya ya? Tapi akan lebih baik jika Anda benar-benar memastikan bahwa koneksi bisnis ke media sosial Anda sudah sangat baik. Kalau mungkin Anda merasa sudah melakukan itu, bisa Anda lihat bagaimana sang pemilik Tesla, yakni Elon Musk merespon cuitan dari para followersnya.

Yang artinya, Anda tak hanya kemudian menggunakan akun official dari website Anda untuk menghubungkan diri dan bersosmed. Tapi Anda juga kemudian turun secara pribadi ke hadapan para konsumen untuk kemudian memberikan solusi. Anda juga bisa mulai menyebar lowongan kerja menggunakan akun LinkedIn ataupun Tumblr.

media sosial

Media Sosial

Peduli Konsumen

Peduli konsumen ini gampang-gampang susah, terutama jika engagementnya sudah merambah media sosial yang sedang Anda kembangkan. Karena mempedulikan konsumen tak hanya berarti Anda menyediakan jasa atau barang dan kemudian menjualnya ke mereka.

Taruhlah Anda memiliki sebuah website yang isinya produk-produk otomotif, maka engagement Anda di media sosial akan sangat tergantung dengan seberapa bagus Anda merespon calon pelanggan. Seberapa baik Anda memberikan solusi mengenai penjualan satu merk dan model mobil di kota tertentu misalnya, seberapa intens Anda bisa memberikan komen yang melegakan lewat media sosial mengenai garansi dan suku cadang, dan banyak lagi.

media sosial

Konsumen

Data Fakta

Tak hanya secara frontal kemudian Anda memasarkan produk Anda ke media sosial, supaya mendapatkan engagement dan hopefully bisa meraih penjualan yang baik. Tapi Anda juga harus tahu, bahwa intensitas yang baik bukan berarti hasilnya juga baik. Apalagi jika Anda tak melihat data dan fakta, maka bisa jadi Anda akan memposting kerjaan yang agak tersia-siakan.

Anda bisa menggunakan insight dari Instagram, atau Facebook untuk melihat seberapa tertariknya calon konsumen dengan pekerjaan dan penjualan Anda. Dari situ, Anda akan bisa melihat jualan apa yang laku, dan mana yang kesannya jadi ‘Zombie post’.

media sosial

Data Fakta

Share:

Written by

The author didnt add any Information to his profile yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *