Marketing Startegi Sosial Media VS Televisi

Pernahkan anda mendengar pertanyaan seperti ini? “Perlukah saya memindahkan pemasaran produk saya dari Televisi ke Sosial Media?” atau “Seharusnya saya menggunakan iklan di televisi, supaya lebih banyak lagi orang mengetahui tentang brand saya”.

Kemungkinan jika anda ada pada sebuah perusahaan atau bisnis yang sedang berkembang, pertimbangan kedua startegi pemasaran tersebut akan menjadi sebuah tantangan yang harus anda coba. Namun saya akan mengingatkan kepada anda tentang fakta pelik yang ada pada dunia Marketing yakni “Budget Marketing“. Pastinya sebelum anda mencoba berbagai strategi pemasaran anda pasti akn menghitung perkiraan biaya yang akan di keluarkan dan perkiraan yang akan anda dapatkan. Sebelum melajutkan marketing startegi antara Sosmed atau Televisi. Mari kita dalami pengertian dari Advertasing atau Pemasaran

Pengertian Advertising Dan Digital Marketing

Pemasaran adalah sebuah metode untuk mengkomunikasikan produk/layanan kepada target audience anda. Digital Marketing sendiri adalah metode untuk mengkomunikasikan produk/layanan kepada audiece melalui Internet. Mari kita perhatikan informasi dari gambar di bawah ini:

Dalam infographic diatas ini dari sumber pwc.com perkiraan pertumbuhan antara tahun 2013-2018 ada peningkatan sebanyak 21,3% untuk pemasaran menggunakan Sosial Media dan 13,2% untuk pemasaran menggunakan Televisi. dengan Jangkauan pemirsa berdasarkan usia dengan total pemirsa sebanyak 283.302.000 menonton TV dan 211.633.000 dalam mengakses sosial media dalam satu minggu di tahun 2013. Berdasarkan data diatas, anda pasti berkesimpulan peluang memasarkan menggunakan Televisi adalah pilihan yang tepat, namun kembali pada data perkiraan pertumbuhan iklan di indonesia hingga tahun 2018 kenaikan pengiklan di sosial media akan terus meningkat.

Lalu, Bagaimana agar anda dapat memilih strategi yang tepat yang bisa anda gunakan untuk memasarkan produk anda? Berikut beberapa penjelasan mengenai pemasaran Sosial Media dan pemasaran menggunakan Televisi.

Pemasaran Televisi

Televisi banyak digunakan oleh seluruh penduduk dunia. Keluarga yang tidak menggunakan internet mendapat informasi dari menonton televisi, Maka dari itu Jangkauan pemasaran menggunkan media Televisi ini sangat luas. Beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika anda ingin memasarkan melalui televisi adalah:

1.List Stasiun Televisi

Yang perlu anda perhatikan adalah melakukan list stasiun televisi dimana anda akan mengkomunikasikan produk atau brand anda. Pilih stasiun televisi yang memiliki rating tinggi dan banyak target audiece anda yang menyaksikan. Contoh stasiun yang sering menampilkan acara drama India, pasti audiecenya adalah Ibu rumah tangga maka dari itu anda sebagai brand sabun cuci baju cair, bisa memilih stasiun tersebut.

2.Pilih Jam Tanyang Iklan Anda

Untuk meningkatkan Brand Awareness dengan media televisi dalam satu hari minimal iklan anda harus tampil sebanyak 8x. Gunakan kesempatan ini Untuk memilih jam tayang yang paling dekat dengan target audience anda.

3.Pilih Rumah Produksi

Setelah anda memilih 2 pilihan tersebut. saatnya anda memilih rumah produksi untuk menghasilkan content yang dapat menarik target audiece anda. Karena dalam televisi ini hanya menggunakan Konten video maka disini tantangan anda dalam berimajinasi ini di tuntut untuk dapat menarik perhatian audiece anda.

Berikut adalah beberapa tips dalam membuat konten untuk televisi:

  • Membangun kesadaran pendidikan tentang produk atau layanan, sehingga akan sangat berdapak sangat penting untuk penawaran yang lebih kompleks
  • Menampilkan kepada konsumen bagaimana suatu proses tertentu bekerja, sehingga mereka memiliki rasa pengalaman dibawah sadar mengenai produk anda. Contoh : Kemudahan penggunaan atau otomasi bisa dengan cepat diilustrasikan melalui iklan di televisi.

 

Pemasaran Sosial Media

pada pemasaran sosial media ini ada beberapa yang perlu anda perhatikan supaya pemasaran anda menjadi lebih mengena kepada target pengunjung anda.

1.Pilih Satu Sosial Media Yang Akan Digunakan

Sebagai permulaan untuk menggunakan iklan atau pemasaran pilih satu sosial media yang akan anda gunakan sebagai media pemasaran produk atau jasa anda. Pilih sosial media dengan kriteria berikut ini :

  • Audience :Pilih sosial media dimana Mayoritas audience anda berada.
  • Konten : Gunakan Konten dan sesuaikan dengan audience anda baik di Video, Gambar atau teks.

2.Tetapkan Kepribadian Yang Akan Digunakan

Jika anda perhatikan pada beberapa brand yang melakukan iklan dalam sosial media ini selalu memiliki kepribadian yang dibawa untuk lebih mendekatkan pada audiencennya Contoh :

Ada yang Serius:

Ada yang Santai:

tidak ada yang salah dari kedua brand tersebut yang perlu anda perhatikan kembali adalah

  • Mana yang mencerminkan brand anda
  • Mana yang sesuai dengan taget anda

Untuk memilih kepribadian mana yang sebaiknya anda gunakan, jawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  1. Kalau brand anda adalah manusia, seperti apa kepribadiannya?
  2. Seperti apa karakter dan gaya bicara dari audiens anda?
  3. Seperti apa hubungan yang ingin anda bangun dengan mereka?
  4. Apa tujuan konten anda? Kepribadian apa yang tepat untuk konten tersebut?
  5. Kesan apa yang ingin anda peroleh dari orang lain?

3.Konten Untuk Sosial Media

Kesuksesan pemasaran menggunakan Sosial media ini di tentukan oleh 3 faktor berikut ini

  • Kualitas Konten

untuk pemasaran atau mengkomunikasikan produk anda kualitas konten yang akan di bagikan ini adalah yang paing utama ada seberapa berkualitas sehingga dapat menarik audience anda untuk ingat akan brand anda. Berdasarkan analisa yang dilakukan oleh  OKDork dan BuzzSumo Artikel yang sering mendapatkan share terbanyak adalah artikel yang membangkitkan perasaan seperti :

  1. Awe (kagum)
  2. Laughter (lucu, tertawa)
  3. Amusement (hiburan)
  4. Joy (bahagia)
  5. Anger (marah)
  6. Empathy (empati)

Idealnya adalah Posting yang dapat mengarahkan menuju ke daftar artikel dalam website disertai dengan gambar atau video yang mampu membangkitkan perasaan.

  • Pemilihan Waktu Posting dan Frekuensi Waktu posting

Pemilihan waktu untuk update di sosial media ini berbeda-beda, Perhatikan pemilihan waktu posting konten anda supaya tidak sepi audience. Selain itu frekuensi dalam memposting ini perlu dialkukan dengan jadawal yang konsisten sehingga Sosial media yang anda gunakan ini lebih bisa mengenalkan brand anda ke audience yang sudah anda targetkan dengan lebih banyak. Setelah anda memposting konten anda ada hal yang perlu anda lakukan yakni :

  1. Berinteraksi dengan follower dan influencer
  2. Perencanaan konten
  3. Analisa statistik dan goal
  4. Perencanaan dan eksperimen

Sehingga anda mampu menargetkan kembali apa saja yang perlu anda lakukan untuk proyek pemasaran selanjutnya.

Kesimpulan

Dari dua model pemasaran tersebut manakah yang sesuai dengan brand anda? TIDAK ADA SALAHNYA anda untuk mencoba semua kemungkinan untuk memasarakan produk, layanan anda atau brand anda.

Pertimbangkan Ini!

Kedua media atau startegi tersebut patut dicoba, namun anda juga perlu untuk mempertimbangkan berikut :

A. Biaya (Cost) pertimbangkan untuk biaya anda dalam melakukan pemasaran, histung semua kebutuhan anda memasarkan baik menggunakan media Televisi atau Sosial Media.

B. Eksposur Merk (Brand Exposure) Pada hal ini pertimbangkan strategi mana yang akan sangat meningkatkan awareness brand anda, atau bisakah dengan menggunakan strategi tersebut malah akan mengakuisisi customer kompetitor?  dan apakah dapat memberikan dampak menumbuhkan rasa loyal audience anda terhadap brand anda?

Bagaimana??? Selamat mecoba dan jangan lupa untuk ceritakan pengalaman anda mencoba salah satu atau mungkin kedua model pemasaran ini.

 

Share:

Written by

Memberi manfaat lebih dan terbaik dari yang anda bayangkan :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *